Thursday, June 21, 2018

browser comparison: firefox quantum vs chrome


when working with a quite memory usage program, sometimes i also need to browse, that was when the idea of browser comparison came up
i usually have both of firefox and chrome just in case one of them have an issue or something, so let's compare them
yes, i know that microsoft also have its internet exploler or the newest microsoft edge, but as we know that both of them are out of the league, i didn't included them
for opera, i know opera is quite good as well but let's stick with firefox and chrome for righ now

quick snap result
chrome's speed is slightly faster (to be honest, the speed difference is not that significant to be written here)
but, firefox uses MUCH less memory (this is what i need)

both are the newest version up to this date (2018/06/18)
firefox quantum 60.0.2 (64 bit)
chrome 67.0.3396.87 (64 bit)

during the test i already open several applications which take 3.5gb
(clover 9 tabs, sticky notes windows native, power point, excel, outlook, cygwin)

then i opened firefox and chrome with 20 tabs of the same address

after opening firefox, the memory usage became 3.9gb, and close the firefox
but after opening chrome, the memory usage became 5.4gb!
i also opened both of firefox and chrome using the exact same 20 tabs, the memory usage became 6.0gb

for me, who consider less memory usage, firefox is the clear winner (for now)
let's see what the big g is going to do with the next chrome


----------------
test environment
i3-6100 3.7ghz
win 7 64 bit sp 1
8gb memory


ブラウザー比較:ファイヤーフォックスクァンタム vs クローム

結論
クロームの速度はファイヤーフォックスよりも少し上回るが(速度はここに記載するまでの差はない)、
ファイヤーフォックスはクロームよりも非常に少ないメモリを使用


2018/06/18時点で両ブラウザーとも最新のバージョン
ファイヤーフォックスクァンタム 60.0.2 (64 bit)
クローム 67.0.3396.87 (64 bit)

テストをしていた時には既に3.5gbのメモリを使用

ファイヤーフォックスを20タブ開いたら3.9gbのメモリ使用になり、ファイヤーフォックスを閉じて、クロームを同じ20タブを開いたらなんと5.4gbのメモリ使用になった!

現時点ではファイヤーフォックスクァンタムの勝ち
グーグルはファイヤーフォックスクァンタムに対し、今後何をするだろうかをお楽しみに

Tuesday, June 5, 2018

english editing service buat jurnal atau paper

english editing service buat jurnal atau paper

for 5500 words, 5 working days

luar indonesia

cambridge proof reading
premium 4 days 110 usd, advanced (2 editor) 218
until acceptance, unknown?
 info@cambridgeproofreading.com

AJE
with unlimited re-editing 479 usd until acceptance
 https://www.aje.com/services/editing/

editage
with unlimited re-editing 396 usd
 https://www.editage.com/all-about-publication/english-editing/how-do-research-editing-services-work.html

wordvice
multi-revision editing
275 usd, 4 days
 https://wordvice.com/multi-revision-academic-editing-service/

Dosen amrik, punya istri di thai
tergantung banyak dan kualitas tulisan, sekitar 20,000 yen 1x edit
 publishinenglish2014@gmail.com


proofreading service list
 http://journals.asm.org/site/misc/editingservices.xhtml

indonesia

hannahtranslation@gmail.com
harga belum tau, bisa ada revisi gratis
 hannahtranslation@gmail.com

Wulandari S.S
perlu ditanya mengenai revisi sampai diterima manuscript
 wulan.lunar@gmail.com / lunar.writiing@gmail.com

bps
harus langsung kirim manuscript
 http://britanniaproofreadingservice.com/id_id/

Tuesday, May 29, 2018

muku muku room in itami

excellent places where you can go with your baby or toddler in itami, we can have mama tomo or papa tomo here

red : mukku mukku rooms that are open on saturday and sunday
blue :mukku mukku rooms that are close on saturday and sunday




Monday, May 14, 2018

Cara belajar bahasa yang efektif versi saya

Selama tinggal di Jepang sejak April 2007 sampai sekarang (sampai sekarang baru 11 tahun), berikut ini adalah cara yang saya lakukan untuk belajar bahasa Jepang secara efektif.
Cara seperti dibawah ini (selain membaca komik) saya rasa juga bisa diterapkan untuk belajar bahasa lain, seperti bahasa inggris dan sebagainya.

1. Nonton acara tv berbahasa Jepang.
Jangan lupa aktifkan subtitle bahasa Jepang, mengenai setting, masing masing tv atau komputer berbeda, silahkan gunakan google untuk mencari setting yang tepat untuk tv atau komputer anda.
Nonton tv sangat berguna untuk melatih kebiasaan mendengarkan percakapan bahasa Jepang. Selain pendengaran, tv disertai visual yang dapat membuat kita lebih mengerti mengenai penggunaan kosa kata atau arti dari kosa kata yang dipakai.

2. Baca komik berbahasa Jepang yang ada "furigana-cara baca kanji dalam hiragana biasanya".
Baca komik juga merupakan cara yang sangat baik untuk membantu kita menghafal dan menggunakan kanji tertentu. Dengan membaca komik, kita juga dapat meningkatkan kecepatan membaca kita.
Selain untuk menghafal cara membaca kanji, membaca komik pun dapat membantu kita untuk lebih mengerti cara pakai suatu kosa kata, karena komik dilengkapi dengan gambar.

3. Berteman dengan orang Jepang.
Ini juga salah satu cara paling efektif untuk belajar bahasa Jepang, untuk mendengar dan berkomunikasi. Pada dasarnya menurut saya, bahasa adalah suatu alat komunikasi, menulis dan membaca memang penting, tapi kita jangan sampai melupakan cara komunikasi manusia yang paling umum, yaitu mengobrol.
Ini tantangan yang lumayan sulit, karena orang Jepang pada dasarnya kurang bersosialisasi dengan orang di sekitarnya, terutama di kota besar.

4. Tulis kosa kata baru yang kita dapat dalam memo.
Targetkan 1 hari tidak lebih dari 5 kosa kata baru, kalau lebih bisa cepat lupa.
Selalu sedia buku memo dan pensil di kantong, jadi saat kita menemukan kosa kata baru, bisa langsung kita tulis. 

5. Tidak malu saat salah.
Tidak malu malu kalau salah tatanan bahasa Jepang yang kita gunakan, justru dengan salah, bisa diperbaiki dan akan belajar untuk tidak mengulangi salah yang kita buat.
Ini hal yang paling umum dilalui, salah pemakaian kosa kata atau salah tatanan bahasa Jepang, banyak orag yang malu ketika salah. Jika kita berteman dengan orang Jepang, selalu ingatkan dia untuk membantu kita, "jika bahasa jepang saya salah, langsung dikoreksi ya!". Dengan bantuan tersebut, kita akan ingat bahwa kita pernah membuat salah, sehingga tidak akan mengulangi salah yang sama.

Sunday, April 29, 2018

Mencari kerja di Jepang, Gambaran Umum ♯1

Hari ini saya mengobrol dengan salah satu teman saya yang sedang mencari pekerjaan di Jepang.
Hal itu membuat saya mengingat kembali proses pencarian kerja saya beberapa tahun silam.
Pada 2015 Maret saya mulai mencari pekerjaan di Jepang, saat itu saya sedang menempuh program doktor tahun ke 2.

Timing
Sistem pencarian kerja di Jepang bagi yang berkuliah di Jepang adalah mencari pekerjaan setahun sebelum rencana kelulusan. Misalnya, rencana lulus doktor saya adalah taun 2016, maka saya sebaiknya mencari pekerjaan sejak tahun 2015.
Saya juga memulai pencarian kerja sejak Maret bukan tanpa alasan, namun karena pada bulan maret lah mulai diadakan job hunting seminar (就職活動セミナー) atau joint job fair (合同説明会). Biasanya job hunting atau job fair diadakan saat masih "dingin" mulai Januari sampai Maret.

Job Hunting Seminar
Pada seminar ini biasanya kita diberitau mengenai tata cara mencari pekerjaan di Jepang, jadwal pencarian kerja di Jepang dan mengenai pengetahuan dasar pencarian kerja di Jepang. Misalnya,
-timing job fair (Februari-Mei),
-mengajak kita berfikir dan memfokuskan untuk membatasi industri yang kita tuju, apakah itu industri manufaktur, industri makanan, jasa ataupun lainya, ataupun perusahaan sfesifik yang dituju
-kapan sebaiknya mendaftar di website perusahaan yang dituju (Februari-Mei),
-timing mengirimkan entry sheet (berikutnya disingkat ES, Februari-Juni),
-timing wawancara (April-Agustus),
-timing mendapatkan job offer (Agustus-Februari)
Namun tentu saja timing yang saya tulis diatas adalah timing rata-rata di jepang, tidaklah mutlak, tiap perusahaan bisa jadi berbeda.
Pada seminar tersebut biasanya juga diajarkan untuk pertama kali menuliskan ES atau CV (履歴書).
*note: saya memilih perusahaan agen pencarian kerja (人材派遣会社) yang relatif tidak terlalu besar, karena biasanya perusahaan yang tidak terlalu besar informasihnya tepat sasaran, dan setiap pencari kerja biasanya di"bantu" oleh satu orang staff agar bisa membantu kita mengeck ES, CV, ataupun latihan wawancara.
Biasanya perusahaan besar seperti Rikunavi atau Mynavi, memberi info yang terlalu banyak, membuat kita pencari kerja bingung sendiri, selain itu tidak ada staff yang membantu kita mengecekkan ES, CV, apalagi latihan wawancara.

Joint Job Fair (Februari-Mei)
Joint job fair merupakan acara yang menarik bagi pencari kerja, karena pada kesempatan ini, dalam 1 aula besar ada banyak perusahaan-perusahaan yang membuka stan, menjelaskan mengenai perusahaan mereka dan ada sesi tanya jawab singkat setelah diadakan penjelasan.
Tahun 2015 saya menyempatkan diri mendatangi beberapa joint job fair misalnya
-joint job fair Rakuten (untuk seluruh mahasiswa yang ada di Jepang)
-joint job fair Global Leader (khusus untuk orang asing di jepang)
-joint job fair AYNJ (khusus untuk warga negara ASEAN atau yang tertarik bekerja yang berhubungan dengan ASEAN)
Dan beberapa joint job fair lainya.
Di saat ini lah kita bisa mencari informasi sebanyak banyaknya mengenai perusahaan-perusahaan yang ada di Jepang, juga bisa bertanya apa saja. Saat ini lah kita bisa mulai memfokuskan industri yang kita tuju untuk bekerja di masa depan. Di saat itu pun saya baru "ngeh" kalau perusahaan yang belum pernah saya dengar sebelumnya pun banyak sekali yang menarik dan faktanya merupakan perusahaan yang sangat besar. Misalnya mitsubishi electric corporation (melco), sampai saat itu saya hanya tau mitsubishi sebagai merek mobil, tapi faktanya melco bukan merupakan anak perusahaan dari mitsubishi motor (pembuat mobil), mereka perusahaan yang berbeda. Ternyata melco jika diperhatikan lebih baik ada dimana mana mulai dari tv, rice cooker, kulkas, lift, eskalator, sampai satelit, namun namanya baru saya dengar saat joint job fair.
Saya saat itu memutuskan untuk memfokuskan mencari pekerjaan di bidang manufaktur, lebih konkretnya di bagian litbang. Alasanya? karena menurut saya industri manufaktur itu menarik, dan merupakan salah satu industri kebanggan Jepang, saya bisa belajar banyak dari situ. Litbang saya pilih karena juga litbang merupakan salah satu kelebihan Jepang, Jepang memiliki kekuatan riset yang baik baik di dunia akademik maupun di perusahaan swasta, lagi lagi saya bisa belajar banyak dari situ.

Job Fair Spesifik Perusahaan (企業別説明会)
Setelah mengikuti beberapa kali joint job fair saya mulai bisa memetakan perusahaan yang saya tertarik. jika perusahaan itu merupaka perusahaan besar, biasanya mereka mengadakan job fair khusus untuk perusahaan itu. Misalnya panasonic, hitachi, melco dan lainya. Pada saat ini biasanya diadakan di dalam 1 aula yang terdapat stan departemen departemen perusahaan tersebut mulai dari stan litbang, marketing, patent dan copyright, produksi, sampai ke stan anak perusahaan. Saat itu, biasanya juga ada staff perusahaan yang ada di tiap stan yang akan membagi pengalaman kerja mereka di departemen yang bersangkutan. Disini kita dapat mengetahui informasi pekerjaan di departemen yang kita tuju dan bertanya mengenai apapun mengenai itu.

Melamar Kerja
Melamar kerja disini biasanya mengirimkan ES, saat ini banyak perusahaan yang memiliki sistem online untuk memasukan ES. Setelah itu biasanya ada tes kemempuan dasar (SPI) dan psikotes yang harus kita lewati.
Biasanya bahasa Jepang, meskipun saat ini saya dengar sudah banyak perusahaan yang mengadakan tes ini dalam bahasa inggris.
Jangan hawatir dengan bahasa jepang, bisa menjawab SPI setengah saja sudah bagus untuk kita yang bukan native.
*note: Kalau tidak tau jawabanya atau waktunya habis, pilih saja jawaban yang sama untuk semua pertanyaan yang kita tidak bisa jawab, kalau saya selalu menjawab [b] untuk semua pertanyaan yang saya tidak bisa jawab.

Wawancara (April-Agustus)
Setelah mengirimkan ES dan melakukan tes, biasanya di website ada pemberitauan apakah kita lolos ke tahap wawancara atau tidak. Biasanya jika lolos ke tahap wawancara, akan ada rata-rata 2x wawancara sampai kita mendapatkan job offer. pertama tama wawancara oleh staff HRD, dan kedua biasanya dengan sekelas manager/bahkan direktur di departemen yang kita tuju. 
Ada beberapa jenis wawancara dalam melakukan pencarian kerja di Jepang, yang saya tau,
-focus group discussion (fgd), pada fgd kita akan dibuatkan grup kecil sekitar 4-6 orang, ditambah ada penilai dari perusahaan. Biasanya grup kita akan dihadapkan pada suatu masalah yang disajikan oleh tim penilai, setelah itu cara kita bekerja dalam tim akan dinilai.
-Makan-makan, ini merupakan salah satu jenis wawancara terselubung, tidak banyak perusahaan yang melakukan tipe wawancara seperti ini, tapi ini benar-benar ada. biasanya kita diundang untuk datang ke sebuah aula yang telah di set untuk berpesta, kita diberikan nomor meja di gabung dengan para kandidat lain dan tim penilai di tiap meja. Saat ini yang dinilai adalah tata cara kita berkomunikasi dengan orang lain.
-wawancara grup, biasanya wawancara grup ini dilakukan bersamaan dengan beberapa kandidat lain (3-8) orang. Pada saat inin kita akan ditanya dengan pertanyaan yang sama secara bergantian dan berutrutan, entah dari kanan ke kiri atau sebaliknya.
-wawancara individual, biasanya kita sendiri vs beberapa orang dari perusahaan.
*note:wawancara grup ataupun individu biasanya mengacu kepada ES yang kita buat, tidak jarang pertanyaan yang diajukan merupakan pertanyaan yang sama dengan yang ada di ES. Jadi jangan sampai lupa apa yang kita tulis di ES.

Job Offer (内定 - Agustus-Februari)
Setelah melalui rangkaian pencarian kerja yang saya tuliskan diatas, jika lolos semua tahapan, kita akan mendapatkan Job Offer, bisa melalui telepon, email, surat atau bahkan melalui universitas (pembimbing/career center universitas). Biasanya setelah mendapat job offer, kita akan diberikan waktu untuk berfikir untuk menerima tawaran kerja tersebut atau tidak. 

Selamat mencari kerja di Jepang

Friday, March 30, 2018

2 way authentification in instagram has a big hole


旧アカウントはハックされたので、新しく作りました。
旧アカウントのふぉろーをやめるなり、ブロックするなり、好きにしてくれればいいです。
インスタのバカな2段階認証のせいで、おそらくそのハッカーは僕の電話番号が知っているでしょう。
なので、誰かから変な連絡が来たら、無視して、僕に教えてくれれば助かります。
よろしくお願いします!
*痛いほど学びました
>電話番号はsnsに認証として使わない
>「電話番号を入れろ」と言った分けわからん奴は聞かない

my old account is hacked
pleasy kindly unfollow, report, block or do whatever you like,
this person probably also knows my phone number *thanks to the stupid 2way authentication of instagram*,
if someone contact you and
ask for a strange thing, just ignore and please let me know
thanks!
*lesson learned the hard way
>do not put your number on sns
>do not listen to some smart-arse kid to put your number

Tuesday, March 6, 2018

Mari Kita Ubah Fenomena Yang Beredar di Masyarakat: Membaca Bukanlah Hobi! Tapi Sebuah Kebiasaan

Mari Kita Ubah Fenomena Yang Beredar di Masyarakat: Membaca Bukanlah Hobi! Tapi Sebuah Kebiasaan

Ahir - ahir ini saya membaca sebuah artikel yang ditulis oleh seorang jurnalis ternama bernama Elizabeth Pisani, yang berjudul "Apparently, 42% of young Indonesians are good for nothing". Membaca artikel tersebut membuat saya merasa sedih dan miris.

Dalam artikel tersebut Pisani menulis tentang siswa siswi Indonesia yang menuai hasil yang sangat buruk untuk tes PISA. Yakni tes mengenai matematika, sains dan kemampuan membaca yang diselenggarakan oleh Organisasi untuk Kerjasama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) untuk siswa siswi berumur 15 tahun. Tentu saja PISA tes di Indonesia dtelah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia.

Yang saya soroti dalam tes tersebut adalah kemampuan membaca siswa siswi Indonesia yang memilukan. Hasil dari PISA tes tahun 2015, 55% siswa siswi Indonesia tidak bisa mengenali gagasan utama dalam artikel, tidak bisa mengenali hubungan dalam artikel, ataupun tidak bisa membaca inti, makna dan konteks dalam artikel. Dengan kata lain, lebih dari setengah siswa siswi di Indonesia tidak buta huruf, namun tidak bisa membaca dengan baik, yakni tidak bisa mengerti arti dari sebuah artikel.

Yang lebih memilukan lagi, menurut saya fenomena ini tidak hanya terjadi pada siswa siswi Indonesia, tapi orang indonesia pada umumnya. Sebagai contoh, kita bisa melihat akun media sosial, sebutlah instagram, seorang influencer atau seseorang yang berjualan secara online. Bila kita membaca komentar komentar yang tertulis, banyak sekali akan kita dapatkan pertanyaan atau hujatan konyol. Misalnya, dalam deskripsi telah dituliskan harga, namun cukup banyak orang yang bertanya harga suatu produk tersebut (padahal telah dituliskan dengan jelas oleh si penjual).

Ataupun di suatu situs belanja online, saya pernah mendapati orang yang menjual sarung sebuah ponsel dan pada deskripsinya si penjual menuliskan dengan jelas bahwa yang ia jual adalah sarung ponsel, tapi ada beberapa hujatan di komentar yang menulis "kenapa barang yang datang setelah saya bayar hanya sarung ponsel, mana ponselnya?!".

Dari fenomena tersebut kita bisa mengetahui bahwa orang indonesia memang banyak yang tidak buta huruf tapi tidak bisa membaca dengan baik.

Asumsi saya orang yang aktif di media sosial atau pembelanja online adalah generasi muda. Generasi muda adalah harapan dan masa depan sebuah negara, apa jadinya jika mereka tidak bisa membaca dengan baik? Apa yang salah? Bagaimana cara memperbaiki kondisi tersebut?

Menurut saya salah satunya masalahnya adalah kalimat populer di Indonesia yang berbunyi "hobi saya membaca". Jika kita menanyakan hobi kepada orang Indonesia, tidak jarang yang menjawab "membaca". Hobi itu sendiri biasanya merupakan suatu aktifitas yang dilakukan pada waktu senggang. Dari hal ini kita juga bisa melihat bertapa jarangnya orang Indonesia membaca, karena membaca hanyalah aktifitas yang dilakukan sebagai hobi di waktu senggang.

Sementara di negara - negara maju, membaca adalah sebuah kebiasaan. Yakni aktifitas yang dilakukan bukan hanya dalam waktu senggang, tetapi memang sengaja disempatkan. Membaca merupakan kebiasaan yang dilakukan di negara maju sejak masa kanak kanak, yakni sejak SD dan SMP. Sehingga, kebiasaan membaca terpupuk dengan baik.

Menurut laporan survey yang dilakukan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jepang tahun 2009, siswa siswi yang terbiasa membaca memiliki kemampuan akademis yang lebih tinggi dibanding yang kurang terbiasa membaca. Hal itu bisa dipahami karena menurut beberapa laporan lainya, banyak sekali keuntungan yang bisa didapat jika kita membiasakan diri kita untuk membaca. Diantaranya, dengan membaca kita dapat belajar untuk berkonsentrasi lebih baik, dapat mempelajari kosa kata yang baru, dapat menjadi lebih kreatif karena bisa berimajinasi lebih luas, dapat belajar berfikir secara logis, mendapatkan ide baru, serta tentunya kita dapat mengetahui sesuatu secara lebih mendalam dengan membaca suatu artikel.

Dukungan pemerintah merupakan hal yang penting untuk perkembangan kebiasaan membaca sejak kecil. Salah satu contoh yang bisa ditiru misalnya program "membaca setiap pagi" yang dicanangkan pemerintah Jepang untuk siswa siswi SD dan SMP. Hal ini dicanangkan pemerintah Jepang karena mereka sadar bahwa membaca dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak kecil, yang notabene adalah masadepan negara Jepang itu sendiri.

Membaca juga merupakan salah satu kebiasaan yang dilakukan oleh orang sukses. Sebagai contoh, Bill Gates, pendiri Microsoft, yang notabene adalah seorang yang sangat sibuk terbiasa membaca 40 sampai 50 buku dalam setahun. Atau Mark Zuckerberg, seorang pendiri dan CEO Facebook yang membaca sebuah buku setiap dua minggu, atau sekitar 26 buku dalam setahun. Dan masih banyak contoh lainya yang bisa dituliskan, namun saya rasa contoh kedua orang diatas sudah cukup mewakili apa yang ingin saya utarakan.

Tentunya akan sangat baik jika kita merubah pola fikir dari "membaca adalah hobi" ke "membaca adalah kebiasaan". Mari membiasakan diri kita untuk membaca dari sekarang, dan mari kita ajak orang di sekeliling kita membiasakan diri untuk membaca.

Ramadhona Saville, PhD
TKI di Jepang