Monday, December 21, 2015

Bergen mosque, Norway

Location of Bergen mosque in Norway
ノルウェーのベルゲンモスクの位置

 

Thursday, October 8, 2015

Opini terhadap persaingan kereta cepat di Indonesia dan dampaknya

Sebelum melangkah lebih jauh mari kita lihat perjalanan proyek kereta cepat di Indonesia
Tahun 2008 Jepang mulai melakukan feasibility study untuk kereta cepat di Indonesia. Dilanjutkan tahun 2011, dimana SBY membuat pengumuman untuk mencanangkan pembuatan kereta cepat di Indonesia. Saat itu pemerintah Jepang menyatakan bahwa proyek kereta cepat akan ditangani sebagai proyek kenegaraan. Pada 2013 silam, Jepang, digalangi oleh JICA (Japan International Cooperation Agency) mulai mengadakan feasibility study yang lebih serius untuk Kereta cepat Jakarta-Surabaya. Setalah pergantian presiden di tahun 2014, pemerintahan baru membuka tender untuk proyek kereta cepat. Tender tersebut tentu saja diikuti oleh pihak Jepang, dan Cina.
Di awal September 2015, ada berita yang cukup mengejutkan, yakni penundaan tender. Jokowi menyatakan ketidak inginannya untuk memakai APBN untuk proyek tersebut dan ingin membuatnya menjadi proyek dengan basis B to B (Business-to-Business) bukan dengan basis G to G (Government to-Government). Dia juga menyatakan bahwa kereta cepat tidak dibutuhkan, yang dibutuhkan adalah kereta berkecepatan sedang.
Namun beberapa hari setelahnya ada berita yang lebih mengejutkan, yakni diterimanya proposal kereta cepat pihak Cina. Persaingan kereta cepat Cina dan Jepang ahirnya dimenagi oleh pihak Cina.
Untuk itu saya menghimpun hal terkait proyek tersebut, mari kita lihat sedikit lebih dalam.
Dalam proposal Jepang menyatakan bahwa dana yang dipakai untuk proyek tersebut merupakan dana ODA (Official Development Assistance). Total biaya 5 milyar  dolar, dengan 75% dari dana tersebut merupakan pinjaman lunak dengan bunga 0.1%. Jepang menjanjikan tingkat keamanan maksimal yang sama dengan Shinkansen, dengan menggunakan teknologi energy saving system. Pihak Jepang menjanjikan bahwa pada tahun 2021 proyek tersebut akan rampung.
Dilain pihak, Cina mengusulkan proyek dengan dana 6 miliar dolar, dengan 100% dari dana tersebut harus dibayar dengan bunga 2%. Sementara pihak Cina menjanjikan cepatnya masa pengerjaan proyek. Cina menjanjikan bahwa pada tahun 2018 proyek tersebut akan rampung.
Dari data yang saya himpun terlihat bahwa biaya yang diusulkan Cina lebih mahal sekitar 20% dari yang diusulkan Jepang. Selain itu, Jumlah total yang harus dibayar dengan bunga pun demikian. Sekarang mari kita lihat dari jangka waktu pembangunan. Pihak Cina menawarkan masa pembangunan 3 tahun lebih cepat dari pihak Jepang.
Setelah mempertimbangkan hal diatas, pemerintah Indonesia mengatakan bahwa usulan pihak Cina lebih baik karena tidak perlu memakai dana APBN.

Namun apakah demikian?
Kita mengetahui bahwa dana yang akan dipakai oleh Cina bukan merupakan APBN, namun sedikitnya Indonesia tetap harus mengembalikan dari hasil tiket selama 42 tahun lamanya.
Selain itu, mari kita melihat kilas balik pembangunan PLTU yang dilakukan pihak Cina. Pihak Cina memang menjanjikan gratis, tapi ternyata buku manual semua dalam bahasa Cina, akhirnya dioperasikan semua oleh pihak Cina, dengan sistem leasing ke Indonesia. Usut punya diusut ternyata manual memang tidak diperkenankan untuk diterjemahkan ke bahasa Indonesia.
Jika proyek G to G saja begitu, bagaimana dengan B to B? Artinya pemerintah tidak bisa ikut campur lebih dalam. Mungkin jika Jepang yang mendapatkan proyek tersebut juga akan melakukan hal yang sama. Tapi saya rasa tidak akan begitu jika yang digunakan adalah public funding.
Semoga kejadian di PLTU tidak terjadi dalam pembangunan kereta cepat. Jika hal itu terjadi, bisa jadi insinyur, operator dan bahkan masinis didatangkan dari Cina. Besar kemungkinan bahwa pihak indonesia hanya akan menjadi buruh di bisnis kereta cepat tersebut, sebut saja pengecek tiket kereta, penjual tiket di loket, penjaga pintu masuk kereta dan petugas kebersihan.
Jika melihat dari masa pengerjaan proyek, yang dijanjikan Cina rampung pada tahun 2018, rasanya juga akan sangat sulit bagi Cina untuk memenuhi janjinya. Saya paham bahwa bukanlah insinyur yang pantas untuk berkata demikian. Namun mari kita lihat proyek MRT di Jakarta, apakah cukup menyelesaikanya dalam waktu 2 tahun? Jika MRT memakan waktu lebih dari 2 tahun bagaimana dengan kereta cepat yang notabene membutuhkan tingkat kontrol yang lebih sulit serta akurasi dan  presisi yang jauh lebih tinggi? Jikalau 2 tahun memang memungkinkan, besar kemungkinan bahwa tingkat keamanan pada kereta cepat akan berada jauh dari standar yang seharusnya.
Selain itu, jika melihat track record proyek kereta cina di luar negri, kejadian yang terhangat adalah kereta di Filipina. Pihak Cina menjanjikan akan menyelesaikan proyek tersebut di tahun 2007, namun molor menjadi 2012. Bahkan di tahun 2012 pun proyek tersebut belum selesai dan ahirnya ditunda setelah terjadinya kasus sehingga harus dihentikan Mahkamah Agung Filipina. Dan di tahun 2015 pemerintah Filipina meminta bantuan Jepang untuk menyelesaikan proyek yang tertunda tersebut.

Dampak di masa depan
Banyak pengamat hubungan internasional yang mengatakan bahwa dampat kejadian tersebut dapat mempengaruhi hubungan bisnis dan politik Indonesia dan Jepang di masa depan.
dari hasil tersebut, Menteri Sekertaris kabinet (Mensekab) Jepang merasa sangat kecewa karena segala jerih payah, tenaga, waktu dan biaya untuk feasibility study yang mereka lakukan sejak pemerintahan SBY gagal begitu saja. Namun sepertinya tidak hanya Mensekab Jepang saja yang merasa kecewa dan terpukul, sebut saja Nikkei, NHK, stasiun-stasiun televisi di Jepang dan media masa lainya di Jepang. Berita kekecewaan kerap kali mewarnai media-media masa di Jepang.
Saat ini, Jepang merupakan donor nomor 1 untuk bantuan keuangan kumulatif, termasuk ODA dan dana dari ADB (Asian Development Bank). Tidak pula dapat kita pungkiri bahwa Indonesia sangatlah membutuhkan bantuan keuangan kumulatif. Pernahkah terbayang oleh kita jika kita dipersulit untuk mendapatkan bantuan tersebut setelah adanya kejadian tender kereta cepat?
Dari pengalaman saya selama di Jepang, Jika pemerintah Jepang kecewa, hal tersebut akan menimbulkan efek domino, yakni turut kecewanya perusahaan-perusahaan Jepang. Hal tersebut telah ditandai dengan adanya kekecewaan di media-media masa terhadap pemerintahan Indonesia. Pernahkah pula terfikirkan jika investasi perusahaan-perusahaan Jepang yang ada di indonesia makin sedikit, dan memindahkan pabriknya ke Vietnam atau Kamboja? Bagaimana dengan jutaan pekerjanya?

Yang harus dilakukan
Peran pemerintah akan menjadi faktor penting dalam menghadapi kemungkinan yang ada. Pemerintah harus tetap menjalankan keputusan yang telah dibuat, serta tidak berlaku lembek terhadap Cina jika masa pembangunan molor dan tidak sesuai perjanjian.
Setelah Kejadian ini, pemerintah harus berupaya menjalin kerjasama yang baik dengan Jepang di sektor lain untuk memperbaiki hubungan yang telah rapuh. Misalnya di bidang energi dan pembangkit listrik, infrastruktur seperti pelabuhan dan jalan, bidang pendidikan dan sains, serta industri primer, seperti pertanian dan perikanan.
Selain itu, kita sebagai warga negara yang baik berkewajiban juga untuk terus mengawal keputusan yang telah dilakukan pemerintah agar sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan.


Tokyo, 2 Oktober 2015

Ramadhona Saville
PhD candidate
International Bio-business Studies

Tokyo University of Agriculture

Wednesday, September 30, 2015

三菱電機 就職 エピソード

三菱電機 就職 エピソード
Job hunting, Mitsubishi electric


3月中旬 合同説明会、マイページに登録
4月中旬 三菱電機説明会、当日に見学会があるとわかり、リクルーターがいなくても人事の方に見学会を頼むこと
5月中旬 尼崎にて研究所の見学会または1次面談、ここで個別見学会が決定
5月下旬 尼崎にて研究所の個別見学会または2次面談ここで面接が決定
6月中旬 手書きのエントリーシートを提出、SPIを行うこと
6月下旬 尼崎にて研究所で1次面接
8月上旬 本社で最終面接
8月上旬 内定


詳細:

1次面談
5月中旬
見学会の形で面接
2つのグループ(4人と5人)に分けられ、1人はだいたい以下の通りの時間。
自己紹介2分程度、研究内容3分程度、質疑応答。
対策:
事前にきちんと研究内容と自己分析をすること
シンプルでわかりやすい研究内容を説明すること
緊張せずにリラクスすること
質問:
なぜ今の研究が必要か
リーダーシップエピソード
モノづくりの業界になぜ入りたいか
*終わったら人事の方と話し、「リクルーターがいなくても根性は持っている」と多少アピールすることから、人事の方に個別見学会を勧められたことで、センサ応用と制御部署に個別見学会をやりたいことを伝えた
**次の日に駆動制御の個別見学会が決定


2次面談と1次面接はほぼ同じ
5月下旬と6月下旬
個別見学会の形で個人面接
事前にいくつかの書類が送られ、すべて記入すること
研究内容をpdf形式で送ること(フォーマット自由)
履歴書をワード形式で送ること
研究内容を10分以内でパワーポイントで発表すること(ノートパソコン持参)、質疑応答
対策:
1次面接と同じ
質問:
なぜ今の研究が必要か、研究内容の詳細
リーダーシップエピソード
苦労したエピソードとそこから学ぶこと
自分の強みとそのエピソード
志望動機
なぜ大学の教員/助手じゃなく、企業に入りたいか
現在の住まいは東京だけど、関西に行ってもいいか
(私はイスラム教徒のため)お祈り、食事等の宗教について
逆に自分からの質問:
仕事のやりがい
仕事することにおいて必要なこと
今までの採用された学生は何の専攻の方だったか
*終わったら人事の方と話し、「推薦に切り替えることはできるか」と聞かれた


最終面接
8月上旬
最終面接
最終面接の際は論作文「手書きの履歴書や小論文(当時はあなたを表す文字を書き、説明せよ)」
対策:
1次面接と同じ
質問:
自己紹介
研究内容を3分以内に話すこと
なぜ今の研究が必要か、研究内容の詳細
苦労したエピソードとそこから学ぶこと
自分の強みとそのエピソード
志望動機
なぜ大学の教員/助手じゃなく、企業に入りたいか
逆に自分からの質問:
これからに事業展開


しっかり自己分析をすること、面接またはしゃべることのストーリーテリングの練習を鏡の前と人の前にすることが大事だと思います。
リクルーターはいないから優先されない、最新情報を知ることが遅れる、ライバルが帝国大学や名門大学ばかりで大変だが、きちんと自分の根性、人間力、できることをアピールができれば、問題ないと思います。ただしアピールしすぎはあまり良くないと思います。

Friday, September 18, 2015

me on nikkei shinbun



 新卒の就職戦線に外国人留学生が相次ぎ参戦している。中堅・中小企業にとどまらず、最近は海外で事業を展開する大企業が「若くて優秀なグローバル人材が採れるなら」と外国人の新卒採用に本腰を入れ始めたからだ。引く手あまたの売り手市場のはずだった就職に異変あり。新たなライバルの出現に日本人の就活生もうかうかしてはいられない。

 「エネルギーや重工業、自動車業界の大手の日本企業に就職したい」。3月下旬に都内で留学生向け就職合同説明会「ASEANジョブ・フェア2016」が開かれた。JX日鉱日石エネルギー、日産自動車、NEC、ユニ・チャームなど大手企業が所狭しとブースを設けた会場で、マレーシア人の男性留学生、チョン・ザオシャンさん(23)はこう意気込む。
 マレーシア政府などの留学制度を使って11年春に来日。群馬工業高等専門学校を経て、千葉大学工学部で機械工学を学ぶ4年生だ。「できる語学はマレー語、英語、中国語と日本語。日本の大手企業でキャリアを磨きたい」と10社近くのブースを回った。


 東京農業大学を卒業し、今は博士課程で国際バイオビジネスを研究する男性、ラマドナ・サフィルさん(26)はインドネシアのボゴール農科大学1年生のときに留学してきた。「日本の大手企業が外国人を積極的に新卒採用するようになった今年は、私たちにとってチャンス」と話す。

 
2日間で45社の大手企業が出展した合同説明会には延べ570人を超える外国人の就職希望者が集まった。今年に入り都内各地では「エントリーシートってどう書くの?」「『解禁』って何?」と戸惑う外国人に日本特有の就活戦線を乗り切るための無料セミナーが次々と開かれ、日本人就活生と比べたハンディは縮まりつつある。
 法務省入国管理局の統計では、13年に日本企業などへの就職を目的に在留資格の変更を許可された外国人留学生は1万1647人と01年の約3倍に増えた。最近は「グローバルに事業展開する大手の日本企業が国籍に関係なく国内外の人材を新卒採用するようになり、潮目が変わった」と合同説明会を主催したインテリジェンス新卒事業部の長谷川慧輔グループリーダーは分析する。
 これまで日本人中心に新卒採用してきた大手各社の外国人採用への意欲は高まっている。連結売上高の海外比率が7割超のダイキン工業は「国内、海外を問わず、優秀な人材を採用していきたい」(人事本部)。連結ベースの収益の海外比率を10%に上げる計画の明治安田生命保険は「今後は優秀な外国人なら新卒で積極採用する」(人事部人事グループの金沢善明グループマネジャー)という。
 新卒採用で日本人と外国人の垣根をなくす企業もある。日産自動車は海外の学校で学ぶ人に門戸を広げるため、通年で新卒採用する。「新卒採用に外国人の枠を設けない。優秀な人材なら国籍に関係なく新卒で採用する」と人事本部グローバル人事企画部の内山悟主管は強調する。11年度に新卒入社(工場を除く)122人中7人だった外国人が、15年度(現時点)は400人中53人に増えた。
 ただ、大手企業ですでに働く外国人社員に聞くと「昇進が欧米企業より遅く、先が読めない」(30代中国人男性)、「手本となる生え抜き外国人の先輩がいない。相談相手もいない」(20代中国人女性)といった声が多い。企業にとっては「入社3年ほどで辞められてはコストが回収できない」(ある大手メーカー幹部)との不満があり、この溝をどう埋めるかは喫緊の課題だ。
 外国人社員に長く勤めてもらおうと、一歩踏み込む企業が出てきた。NECは内定した外国人のうち海外の大学出身者には日本語のコミュニケーションを磨く約3カ月間の合宿を入社前に開く。入社後に英語などで相談できる先輩社員(メンター)を付ける制度も導入した。3月からは、日本語でしか使えなかった勤務管理や出張費などの社内手続きを英語でできるシステムに切り替えたという。
 海外の大学4校とインターンシップをするなど人材発掘にも余念がなく、11年度に4%だったNECの外国人新卒採用者は15年度、380人中68人と20%近くに増えた。「事業のグローバル化を進める上で世界各地の市場に精通した人材は欠かせない。異文化の人材が加わることで、社員の意識改革にもつながる」(人事部の森井伸一シニアマネージャー)とさらに外国人採用を増やす方針だ。
 企業の採用事情に詳しい三菱UFJリサーチ&コンサルティングの南田あゆみ副主任研究員は「せっかく育成した優秀な外国人を欧米やアジアの有力企業に奪われるのは企業にとって損失。キャリア形成の早い段階で5年後、10年後にどんな責任ある仕事を任せようとしているのか、企業が各自に示すことが重要」と指摘している。

fried food


street fried food
屋台の揚げ物
gorengan dipinggir jalan

Thursday, April 2, 2015

sakura tunnel



i still remember the detail feeling eight years ago when i passed this beautiful sakura tunnel...
time flies like an arrow

8年前にこの桜トンネルを通った感じと意志がまだ頭に残っている…
光陰矢のごとし

2007/4/2~2015/4/2

Tuesday, January 20, 2015

hanging shoes


hanging shoes for sell in the market
市場で売られている靴。さぁ、どっちにしますか?

Thursday, January 15, 2015

a phone call anyone?





i found this deserted public phone in bali. i found that one of indonesian people weaknesses: poor maintenance of a public thingies. in japan a lot of public phone is still working in a good condition, is it not needed anymore here in indonesia? no! i think sometimes we need a public phone to make a phone call. will we learn? i hope so. 

バリ島行ってきたときに見つかった公衆電話です。インドネシア人の欠点おひとつ:公共物を管理しないことです。日本では公衆電話がよく見られており、問題なく使えますが、インドネシアではもう要らないですか?そんなことないと思います!たまには必要な時が来ます。公共物の管理がよくなってほしいです。